Dari Mana Harta Anda Diperoleh dan untuk Apa Dipergunakan?
“Dua telapak kaki manusia akan selalu tegak (dihadapan Allah), hingga ia ditanya tentang umurnya untuk apa ia habiskan, tentang ilmunya untuk apa ia pergunakan, tentang hartanya dari mana ia peroleh dan untuk apa ia belanjakan, dan tentang tubuhnya untuk apa ia korbankan” (HR. Tirmidzi dari Abu Barzah ra.)
Pertanyaan-pertanyaan tentang umur, ilmu, harta, dan tubuh manusia adalah sebuah perhitungan dari Allah terhadap manusia di akhirat kelak, apakah ke-empat hal tersebut dipergunakan sesuai ketentuan hukum Allah ataukah justru berkebalikan dengan syariah-Nya. Baik-buruknya jawaban pertanyaan-pertanyaan tersebut sangat menentukan apakah manusia ke surga ataukah ke neraka.
Sebuah pelajaran yang sangat dalam dari hadis ini. Jika selama ini banyak orang yang berpikir agama cukup dalam urusan akhlak dan ibadah saja seperti shalat, puasa, zakat, haji, maka hadis ini memberikan titik tekan tertentu pada masalah harta.
Dalam urusan umur, ilmu, tubuh manusia ditanyakan satu pertanyaan. Sedangkan tentang harta ditanyakan dua pertanyaan, yakni dari mana diperoleh dan untuk apa digunakan.
Masalah ekonomi adalah masalah tentang bagaimana memperoleh harta, mengembangkannya, dan distribusinya di tengah-tengah masyarakat. Sedangkan harta adalah segala sesuatu yang memiliki manfaat bagi pemenuhan kebutuhan hidup manusia.
Dari sini jelaslah bagi kita, bahwa masalah ekonomi tidak bisa diabaikan dari sisi agama. Islam mengatur masalah ekonomi dengan tujuan agar setiap individu memperoleh harta dan membelanjakan di jalan Allah melalui pengaturan kepemilikan harta dan pengembangannya. Juga agar setiap individu mendapatkan penghidupan yang layak dalam sebuah masyarakat yang Islami melalui sistem distribusi kekayaan Islam. Dengan ini dipecahkan permasalahan ekonomi di dunia dan permasalahan saving manusia untuk hari pembalasan. [Hidayatullah Muttaqin]
Random Posts
![]()
Tags: Tentang Harta


